Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan – Sel hewan dan sel tumbuhan dapat dibedakan berdasarkan bentuk luar (morfologi), aktivitas faal (fisiologi), dan reprouksinya.

Berikut ini adalah beberapa hal mendasar yang memberikan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Berdasarkan Morfologinya

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Berdasarkan Morfologinya
©pinkzchocolate.blogspot.com

Sel hewan dan sel tumbuhan umumnya mempunyai ukuran yang sama. Perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan tergantung pada lapisan luarnya.

Lapisan terluar dari sel hewan adalah membran sel, oleh karena itu bentuk selnya bisa berubah-ubah sesuai dengan tekanan permukaannya. Sedangkan lapisan terluar dari sel tumbuhan adalah dinding sel yang pada umumnya keras, itulah sebabnya mengapa bentuknya selanya hampir tetap.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Berdasarkan Fisiologinya

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan berkaitan dengan lapisan terluar pada kedua sel tersebut. Lapisan terluar sel tumbuhan adalah dinding sel. Dinding sel berfungsi mencegah terjadinya pengembangan sel, sehingga jika menyerap air akan terjadi tekanan pada dinding sel, yang disebut juga dengan tekanan turgor. Itulah mengapa bentuk sel tumbuhan hampir tetap dan kaku.

Sebaliknya. sel hewan memiliki sifat permeabel sehingga pada kondisi yang memungkinkan membran sel dapat mengembang pada batas-batas tertentu.

Perbedaan fisiologi lainnya antara sel hewan dan sel tumbuhan adalah kemampuan masing-masing sel  dalam mencerna zat. Sel tumbuhan memiliki kemampuan untuk menyusun senyawa-senyawa anorganik sederhana menjadi karbohidrat, lemak dan protein. Sementara itu sel hewan hanya mencerna senyawa-senyawa organik yang berasal dari tumbuhan dan hewan lainnya.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Berdasarkan Reproduksinya

Sel hewan maupun sel tumbuhan, kedua-duanya memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi. Namun pada tahap tertentu saat terjadi pembelahan antara sel hewan dan sel tumbuhan terdapat sedikit perbedaan. Misalnya di dalam sel tumbuhan yang sedang berbunga tidak ditemukan sentrosom.

Tabel Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Berikut ini adalah daftar perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan dalam bentuk tabel.

Baca juga:  Contoh Surat Kuasa Khusus dan Teknik Penyusunannya yang Baik dan Benar
Perbedaan Sel Tumbuhan Sel Hewan
Bentuk Sel Bentuk sel tumbuhan kaku, jarang berubah bentuk kecuali derivat sel. Berbagai macam, dapat berubah ubah bentuk dan tidak kaku
Ukuran Sel Besar Kecil
Dinding Sel Ada Tidak Ada
Inti Sel Ada Ada
Matriks Ekstraselular Tidak Ada Ada
Lisosom Jarang ditemukan Umumnya banyak terdapat dalam sel hewan
Peroksisom Ada Ada
Glioksisom Ada Tidak ada/Jarang
Elastisitas jaringan Rendah, karena adanya dinding sel Tinggi, tidak adanya dinding sel
Letak Inti Sel Berada di pheriperal sitoplasma Berada di tengah sel
Sentrosom/Sentriol Tidak ada / Jarang ditemukan Ada
Organel Respirasi Kloroplast (plastida) dan mitokondria Mitokondria
Vakuola sel Tunggal akan tetapi sangat besar Kecil dan banyak
Silia Sangat jarang Sering ditemukan
Flagela Jarang, hanya pada sperma tumbuhan tertentu Sering ditemukan
Pembentukan Spindle Secara anastral  Secara Amphiastral
Sitokinesis sel Membentuk lempeng mitosis Membentuk furrowing
Ketahanan Tekanan Kuat karena dinding sel Lemah tanpa vakuola kontraktil
Tingkat Totipotensi Sangat tinggi Rendah
Sambungan antar sel Plasmodesmata Desmosome, Tight junction

***

Berikut ini merupakan pembahasan secara lengkap seputar sel, baik mengenai sel binatang atau pun sel tumbuhan yang mencakup pengertian sel, struktur sel, bagian-bagian sel, fungsi sel dan fungsi membran sel, struktur dan komponen komponen sel tumbuhan, struktur dan komponen bagian sel hewan dan manusia, struktur sel prokariotik.

Ambillah sepucuk daun tumbuhan kemudian irislah menjadi komponen-bagian kecil. Bagian-komponen kecil dari daun yang kau iris, hakekatnya terdiri dari bagian-bagian yang lebih kecil lagi yang tidak dapat dipandang oleh mata secara lantas, namun wajib mengaplikasikan mikroskop.

Komponen atau satuan terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup disebut sel. Satu sel makhluk hidup cakap menyelenggarakan fungsi kehidupan sehingga berkembang biak menjadi beberapa individu baru seandainya ditempatkan dalam media pertumbuhan yang cocok.

Menurut jumlah selnya, makhluk hidup digolongankan menjadi dua kategori, yakni:

  • Makhluk hidup unisel, yaitu makhluk hidup bersel satu. Umpamanya bakteri, ganggang biru, virus, amoeba, euglena, dan paramaecium.
  • Makhluk hidup multisel, yaitu makhluk hidup bersel banyak. Contohnya manusia, binatang, dan tumbuhan.
Baca juga:  Pengertian Budaya Politik & Tipe-tipe Budaya Politik Indonesia

Pengertian Sel

Pengertian Sel
©descopera.org

Penelitian awal tentang sel dipaparkan oleh Robert Hooke pada tahun 1665 yang memandang irisan gabus batang tumbuhan dengan menggunakan mikroskop. Pada irisan gabus tersebut terdapat ruangan kosong yang bersekat yang disebut sel.

Sel ialah unit atau satuan terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Salah satu ciri makhluk hidup ialah bisa tumbuh dan berkembang. Tubuh makhluk hidup bisa tumbuh dan berkembang sebab adanya pertambahan jumlah sel. Sel tubuh makhluk hidup mengerjakan aktivitas karena mendapat makanan dan energi.

Ukuran sel benar-benar bervariasi. Sel paling kecil yakni sel bakteri mikoplasma yang diameternya sekitar 0,1 µ m. Sel manusia memiliki diameter sekitar 20 µm. Adapun sel yang paling besar ialah sel telor dari seekor burung unta, diameternya dapat mencapai 25 µm.

Bagian-bagian Struktur Sel

Bagian-bagian Struktur Sel
Bagian-bagian Struktur Sel ©wikipedia.org

Berdasarkan ada tidaknya membran inti sel, terbagi menjadi dua variasi, yakni:

Sel prokariotik, artinya sel yang tak memiliki membran inti yang melindungi material inti. Contohnya, sel kuman dan sel alga biru. Sel eukariotik, artinya sel yang memiliki membran inti yang melindungi material inti. Yakni pada sel manusia, sel hewan, dan sel tumbuhan.

Pada lazimnya, struktur makhluk hidup itu terdiri dari membran sel, sitoplasma dan inti sel.

1) Membran Sel

Membran sel yakni komponen yang membungkus sel sebelah luar, mengontrol lalu lintas pengangkutan zat-zat dari dan ke dalam sel, serta menjaga keseimbangan zat kimia di dalam dan di luar sel. Makanan dan oksigen diangkut ke dalam sel melewati membran sel. Itu juga zat sisa dibuang ke luar sel lewat membran sel.

2) Sitoplasma

Sitoplasma yaitu komponen sel yang hidup sebagai daerah aktivitas sel. Bagian sel ini disusun oleh air, protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin.

Sitoplasma berfungsi sebagai daerah penyimpanan bahan kimia sel serta sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel. Sitoplasma terdiri dari komponen cair yang disebut sitosol dan bagian yang padat disebut organel.

Baca juga:  Proses Pembentukan Urine Secara Singkat

Organel berfungsi melakukan fungsi sel. Organel tersebut di antaranya retikulum endoplasma, ribosom, mitokondria, rumit golgi, dan lisosom.

Retikulum endoplasma berfungsi dalam sintesis lemak dan transpor zat di dalam sel. Meskipun ribosom berperan dalam penyusunan protein.

Mitokondria berfungsi sebagai penghasil kekuatan sebab terlibat dalam proses pernapasan sel. Adapun rumit golgi berperan dalam ekskresi sel, penyusunan dinding sel dan penyusunan lisosom. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel.

Tak segala organel sel hewan terdapat di dalam sel tumbuhan. Itu juga sebaliknya, tak seluruh organel yang terdapat di dalam sel tumbuhan dimiliki oleh sel binatang. Umpamanya plastida, organel yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan.

Struktur Sel Tumbuhan

Struktur Sel Tumbuhan
Struktur Sel Tumbuhan ©berpendidikan.com

Keterangan gambar:

  1. Membran sel berfungsi melindungi isi sel, tempat masuknya zat yang dibutuhkan sel, dan tempat keluarnya zat sisa.
  2. Dinding sel, cuma terdapat pada tumbuhan, berfungsi sebagai pemberi bentuk sel dan melindungi sel, terbuat dari selulosa.
  3. Kloroplas, hanya terdapat pada tumbuhan, sebagai daerah klorofil untuk proses fotosintesis.
  4. Ribosom, berperan dalam pembentukan (sintesis) protein sel.
  5. Sitoplasma berbentuk gel sebagai daerah organel sel dan daerah berlangsungnya aktivitas sel.
  6. Mitokondria, berfungsi sebagai alat pernafasan untuk mendapat kekuatan.
  7. Membran inti, bagian yang melindungi inti sel dan daerah masuknya zat yang diperlukan inti sel, serta tempat keluarnya zat sisa dari inti sel.
  8. Inti (nukleus) sebagai sentra pengontrolan dan pengontrolan semua kesibukan sel.
  9. Vakuola, pada tumbuhan besar sebagai tempat menyimpan makanan dan zat kimia lainnya.
  10. Retikulum endoplasma, berfungsi menyalurkan ribosom ke inti sel dan sebagai daerah penyusunan lemak

Struktur Sel Manusia dan Hewan

Struktur Sel Manusia dan Hewan
©berpendidikan.com

Keterangan komponen-komponen sel hewan:

  1. Membran sel
  2. Sentriol
  3. Inti sel (nukleus)
  4. Mitokondria
  5. Sitoplasma
  6. Vakuola
  7. Dinding inti (membran inti)
  8. Kromosom
  9. Badan golgi
  10. Lisosom

Itulah pembahasan secara menyeluruh seputar sel, pengertian sel, dan komponen struktur sel hewan dan sel tumbuhan, serta perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.

Content Protection by DMCA.com