Woow! Asgardia, Negari Luar Angkasa yang Sebentar Lagi Akan Terwujud

ASGARDIA – Menetap di angkasa, begitulah sebuah keterangan gambar Asgardia, negara berada di langit yang pertama yang menawarkan kehidupan oleh sekelompok ilmuwan Eropa.

Sampai saat ini, jumlah orang yang telah mendaftar untuk menjadia penghuni negara luar angkasa Asgardia sudah sekitar 300.000 orang, dan yang mengejutkan adalah ternyata sekitar 10.000 di antaranya adalah orang Indonesia. Woow!

Asgardia adalah sebuah nama yang diberikan untuk kota di angkasa tersebut diambil dari sebuah nama kota dalam mitologi Norse, semua orang dari berbagai negara bebas untuk mendaftar tanpa biaya.

Seperti apa negara ruang angkasa Asgardia ?

Negara Asgardia

Konsep negara Asgardia

Para ilmuwan memiliki mimpi mewujudkan negara dan bangsa ruang angkasa yang independen. Proyek luar biasa ini diumumkan pertama kali oleh Igor Ashurbeyli, seorang ilmuwan berkebangsaan Rusia. Dia menyebut bahwa Negara Asgardia bisa menjadi bangsa independen yang pertama kali beroperasi di langit angkasa.

Karena begitu menarik dan membuat hebohnya mimpi-mimpi hidup di runag angkasa ini, hanya dalam selang waktu empat puluh jam setelah diumumkan lewat websitenya, sudah lebih 100.000 orang yang mendaftarkan diri untuk menjadi penduduk negara independen di luar angkasa tersebut.

Hingga saat ini (Juli 2017) sudah hampir setengah juta orang pendaftar dari lebih 200 negara. Turki adalah negara dengan negara pendaftar terbanyak diikuti Cina, USA, Brazil lalu Inggris. Kemudian pada urutan ke-7 ada Indonesia, yang pendaftarnya dari berbagai kota besar seperti Bandung, Jakarta, Mataram, bahkan Jayapura.

Satelit Khusus akan diluncurkan Tahun Ini

Asgardia Space Station

Asgardia Space Station

Kehidupan di luar angkasa direncanakan oleh para ilmuwan dilakukan tahun 2017 ini melalui pengiriman satelit lewat wahana ruang angkasa yang dimiliki oleh NASA. Nantinya akan dibawa ke stasiun luar angkasa milik  badan luar angkasa AS, internasional Space Station.

Disebutkan oleh Lena de Winne bahwa foto-foto maupun data dari orang-orang yang telah mendaftar akan dibawa bersama satelit tersebut. Kemudian dari ISS inilah satelit baru akan mengorbit.

Baca juga:  Contoh Simbiosis Komensalisme, Mutualisme dan Parasitisme

Bagaimana Tanggapan Orang Mengenai Negara Asgardia

Asgardia, negeri luar angkasa

Asgardia, negeri luar angkasa

Ada berbagai komentar yang datang terutama dari media sosial facebook mengenai proyek luar angkasa Asgardia ini. Di antaranya adalah datang dari akun bernama Wishal Swami, dia menuliskan, “Asgardia adalah tujuan yang hebat. Aku berterima kasih kepada mereka yang membuat bangsa menyenangkan ini.

Kemudian pengguna akun facebook, Yanaka Putara mengatakan, “Saya bergabung dan saya ingin tinggal di ruang angkasa… Apakah ada perkiraan waktu kapan warga Asgardia mulai pindah ke luar angkasa? Bukan bangsa ruang angkasa bila tidak tinggal di ruang angkasa?

Sebagian besar orang menanggapi dengan positif proyek besar ini. Patut dinantikan beberapa tahun ke depan apakah kehidupan manusia di luar angkasa benar-benar bisa terwujud atau hanya sekadar wacana.

Tim yang tergabung dalam proyek ruang angkasa Asgardia ini akan membangun anjungan di orbit terendah ruang angkasa, yaitu sekitar 100 hingga 600 KM dari permukaan bumi. Perlu diketahui bahwa orbit ISS juga di bagian terendah orbit.

Disebutkan Lena de Winne bahwa penerbangan pertama yang membawa manusia ke negara angkasa Asgardia itu akan dilakukan dalam 8 tahun, tetapi di awal-awal akan ada pembatasan dan mengutamakan ‘mereka yang profesional’, termasuk di dalamnya pilot pesawat serta pakar navigasi.

Lebih lanjut, nantinya akan ada juga proyek turis luar angkasa yang rencananya diterbangkan ke anjungan Asgardia, tetapi hal itu masih butuh waktu yang lama untuk terwujud karena butuh persiapan yang matang dan lebih lama.

Siapa Pendiri Asgardia ?

Igor Ashurbeyli

Igor Ashurbeyli, pendiri Asgardia ©maltatoday.com.mt

Igor Ashurbeyli, seorang ilmuwan Rusia pada bulan Oktober saat peluncuran proyek ini mengatakan bahwa langkah ini, “bukan fantasi. Pergi ke Mars dan lain-lain itu palsu, Saya ingin sesuatu yang lebih nyata.”

Dari perkataannya tersebut dapat disimpulkan bahwa dia serius dalam mewujudkan cita-cita proyek luar angkasa tersebut. Bukan tidak mungkin beberapa tahun dari sekarang kita akan menyaksikan orang akan bepergian ke luar angkasa sama halnya dengan kunjungan antara negara di bumi.

Baca juga:  22 Desain Lampu Kamar Unik yang Kreatif dan Tidak Biasa

Ilmuwan yang tahun ini berusia 53 tahun itu rencananya akan mendaftarkan proyeknya ke PBB sebagai suatu bangsa pada tahun 2018. Ia mendanai proyek tersebut sendiri tetapi tidak disebutkan berapa sebesar yang dia gelontorkan untuk mewujudkannya.

Igor Ashurbeyli yang juga merupakan seorang pakar roket, dilaporkan sebagai salah satu milyarder dunia tetapi tidak pernah muncul pada daftar orang-orang terkaya menurut versi majalah Forbes.

Pendiri proyek Asgardia ini lahir di Azerbaijan, lulus dari akademi Perminyakan di negera tersebut pada tahun 1985, lalu tiga tahun setelahnya dia mendirikan perusahaan perangkat lunak bernama Socium, menurut data terbatu perusahaan tersebut, dia mempunyai karyawan lebih dari 10.000 orang.

Pada tahun 1990, dia pindah ke Moskow, Rusia. Di sana dia memiliki pengaruh dalam bidang industri sains dan teknologi. Dia bahkan pernah mendapatkan penghargaan dari kedua bidang tersebut.

Asgardia akan didaftarakan ke PBB untuk mendapatkan pengakuan sebagai bangsa di tahun 2018 nanti, demikian Ashubeyli menegaskan. Namun direktur London Institute of Space Policy and Law, Sa’id Mosteshar malah meragukan hal tersebut bisa terwujud, menurutnya Asgardia akan sulit mendapat pengakuan sebagai bangsa berdasarkan hukum Internasional.

“Traktat ruang angkasa, yang diterima oleh semua orang menyebutkan dengan jelas bahwa tidak ada bagian dari ruang angkasa dapat diklaim oleh negara manapun.” demikian jelasnya.

Apa Keuntungan Menjadi Penduduk Bangsa Asgardia ?

Apa sih sebenarnya keuntungan yang ditawarkan negeri luar angkasa Asgardia ini, selain tempatnya di atas langit sana seperti film-film scifi? Sebuah Deklarasi bernama “Declaration of Unity of Asgardia” di dalamnya menyebutkan ada 12 poin mengapa orang menjadi tertarik untuk bergabung.

Nah berikut ini diuraikan beberapa hal yang dianggap menguntungkan seandainya seseorang menjadi bagian dari bangsa Asgardia, berdasarkan deklarasi Asgardia tersebut.

Perlindungan dan kedamaian dijamin

Pada poin ke-2 deklarasi persatuan Asgardia, disepakati dan ditetapkan bahwa perdamaian di negeri luar angkasa itu dijamin, hal itu dipastikan untuk semua penghuninya. Lebih dari itu, Asgardia juga akan menjamin perlindungan terhadap seluruh manusia dan bumi dari berbagai ancaman antariksa.

Kemudian pada poin ke-12, ditetapkan bahwa Asgardia tidak akan ada konflik seperti yang biasa terjadi di bumi. Negeri Asgardia bercita-cita mewujudkan perdamaian antar manusia di luar angkasa.

Baca juga:  Tumbuhan Paku | Ciri-ciri, Siklus Hidup, Klasifikasi dan Manfaat + Gambar

Asgardia memiliki warga yang setara

Pada poin ke-2 dan ke-3 deklarasi Asgardia disebutkan bahwa penduduk negeri Asgardia akan diperlakukan secara sama, tidak akan ada perbedaan dari segi keuangan, teknologi, geografis dan kekhasan lainnya. Juga tidak memandang dia berasal dari negara mana di bumi. Semua manusia bumi berhak menjadi warga negeri Asgardia, yang terpentin dia setuju dan patuh terhadap deklarasi, undang-undang dan konstitusi negara Asgardia.

Pada poin ke-4, disebutkan dengan jelas bahwa semua penduduk Asgardia mempunyai posisi setara, tidak akan ada perbedaan kebangsaan, jenis kelamin, ras, asal negara di bumi, bahasa dan keuangan mereka.

Kehidupan Bumi dihargai dan dihormati

Dalam deklarasi Asgardia poin ke-5, ditetapkan bahwa Asgardia menghargai negara-negara di dunia dan hukum yang berlaku, serta semua perjanjian yang telah ada. Dikatakan juga bahwa hubungan antar negara-negara di bumi tidak akan dicampuri oleh Asgardia.

Meskipun demikian, Asgardia tetap akan berpartisipasi pada kegiatan tingkat Internasional yang berlangsung di bumi. Dikatakan juga bahwa Asgardia akan mematuhi dan menghormati hak-hak penduduk bumi, serta melindungi hak penduduknya dalam lingkup ekslusivitas kependudukan negeri ruang angkasa mereka.

Semangat Kebebasan

Pada poin ke-9, ditetapkan dan harus dipatuhi bahwa penduduk dan Asgardia secara keseluruhan tidak akan terlibat dalam politik dan tidak akan berurusan dengan partai politik. Tetapi penduduk Asgardia bisa dengan bebas untuk ikut berpartisipasi pada kehidupan di Bumi.

Di dalam deklarasi yang telah ditetapkan itu, harus diakui bahwa Asgardia merupakan negara yang mempunyai semangat kebebasan, Internasionalisme dan sains. Tetapi semua penduduk Asgardia bisa dengan bebas menjalankan agama apapun yang dianutnya di bumi.

Apakah kamu juga merasa tertarik untuk bergabung dengan negeri luar angkasa Asgardia ?