Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Manfaat Teh Hijau – Teh hijau sudah lama dikenal mujarab bagi bangsa Jepang. Di jepang, teh hijau telah dikenal mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan. Di antaranya mampu meningkatkan kadar gula yang rendah, mencegah kerusakan gigi, mencegah resiko terkena penyakit kanker, dan membantu pembakaran kalori.

Begitu pula dengan bangsa China yang telah lama mengetahui manfaat teh hijau, yakni sejak 4.000 tahun yang lalu mereka gunakan sebagai obat. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan ternyata memberikan bukti bahwa khasiat dan kemampuan teh hijau mampu membasmi berbagai macam penyakit.

Saat ini, penelitian teh hijau telah dilakukan untuk mengetahui manfaat teh hijau dalam pengobatan berbagai penyakit,

Teh hijau memang berbeda dengan teh hitam dan teh oolong, terutama dalam proses pengolahannya, yaitu teh hijau tidak mengalami fermentasi. Dengan begitu kandungannya lebih terjaga keutuhannya sehingga manfaat teh hijau lebih baik jika dibandingkan dengan teh hitam yang kandungannya telah rusak selama proses pengolahan.

Manfaat teh hijau yang lebih baik dari jenis teh lainnya juga bisa dilihat dari segi warna, teh hijau setelah diseduh tetap berwarna kuning kehijauan yang membedakan dengan produk teh lainnya yang berwarna lebih pekat.

Kelebihan dan Manfaat Teh Hijau

Kelebihan dan Manfaat Teh Hijau
©ndtv.com

Keunggulan teh hijau terdapat pada kandungan kimianya seperti polifenol. Polifenol dalam teh hijau bermanfaat mengurangi risiko penyakit kanker. Kemampuan antioksidannya membantu mengontrol aktivitas radikal bebas, yaitu senyawa tidak stabil yang dapat merusak sel dan berdampak sebagai sumber penyakit. efek radikal bebas tidak hanya menyebabkan penyakit kanker, tetapi juga menimbulkan efek buruk lainnya seperti penuaan dini.

Teh hijau dengan kemampuannya mampu melawan virus sumber penyakit, memperkuat kapiler, dan mencegah penyebab terjadinya infeksi. Menurut studi, dauh teh hijau yang telah dikeringkan terdiri dari 40% polifenol. Selain dapat mengurangi kanker payudara, zat ini dalam manfaat teh hijau juga diyakini menurunkan risiko kanker lambung, paru-paru, usus besar, dubur, hati dan pankreas.

Secara tradisional, manfaat teh hijau telah banyak digunakan untuk menunjang kesehatan manusia. Menurut kepercayaan masyarakat Cina kuno, teh hijau dipercaya mempunyai khasiat memperlancar urin. Dengan meminum teh hijau maka bisa memperlancar keluarnya racun dan kotoran melalui urin.

Kandungan Utama Teh Hijau

Kandungan Utama Teh Hijau
©gubuginformasi.com

Bahan aktif utama dalam teh hijau adalah katekin, khususnya epigalokatekin (EGCG). Para peneliti kini telah mampu mengekstrak EGCG dari daun teh hijau. Bahan aktif teh hijau dengan rumus kimia C22H18O11 dan mempunyai berat molekul 458 tersebut bersifat optik aktif dan larut dalam air.

Saat ini, penelitian tentang EGCG meliputi pengaruhnya terhadap kesehatan mulut, metabolisme energi dan lemak, alergi, arthritis, kesehatan gastrointestinal, pencegahan kanker, dan kesehatan kardiovaskuler. Dari berbagai riset yang telah dilakukan, diketahui bahwa katekin juga diet alami yang dapat digunakan untuk program pengaturan berat badan .

Salah satu hasil riset menunjukkan bahwa mengonsumsi EGCG sebanyak 300 mg/hari dapat meningkatkan oksidasi lemak dan penggunaan energi. Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa EGCG dapat memberikan efek antiobesitas dan menghambat langsung pembesaran jaringan adiposa. Hal ini dimungkinkan akibat peningkatan oksidasi lemak dan penurunan lipogenesis.

Untuk kesehatan mulut, katekin memiliki sifat antimikroba yang mencegah karies pada gusi dan mencegah kerusakan kolagen.

Teh hijau dikonsumsi di Jepang dan negara-negara Asia lainnya sejak zaman dahulu. Bahkan sekarang ini teh hijau menjadi minuman utama hampir di seluruh Jepang, terutama pada pertemuan-pertemuan bisnis. Teh hijau dikonsumsi hampir di semua tingkatan usia, bahkan teh pun telah merambah dan menjadi minuman terkenal di negara-negara barat. Tidak heran di Jepang demikian banyak riset yang dilakukan terhadap teh hijau.

Produk-produk yang mengandung teh hijau telah banyak dijual, dari kosmetik hingga suplemen untuk kesehatan. Berbagai artikel dan informasi juga mulai menunjukkan manfaat teh hijau. Hal tersebut tentu saja memberikan kontribusi teh hijau lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Baca juga:  Penanganan Luka Bakar Yang Tepat Berdasarkan Tingkat Keparahan

Hasil riset dan berbagai penelitian membuktikan manfaat teh hijau yang begitu banyak, terutama dalam hal kesehatan dan perawatan kecantikan. Manfaat teh hijau di antaranya membantu menurunkan berat badan sehingga cocok untuk para wanita yang ingin bertubuh ramping. Selain itu, juga dapat mencegah osteoporosis, dan melawan efek radikal bebas.

Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas atau disebut juga oksidan radikal. Radikal bebas merupakan produk sampingan tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan sel-sel dan jaringan. Antioksidan mampu menetralkan radikal bebas sehingga tidak menimbulkan bahaya pada tubuh. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab berbagai penyakit dan salah satu alasan penyebab penuaan dini.

Peranan Zat Aktif dalam Teh Hijau

Zat Aktif dalam Teh Hijau
©hellosehat.com

Manfaat teh hijau dalam kesehatan sangat ditentukan oleh berbagai zat aktif yang terkandung di dalam teh hijau. Proses pengolahan teh hijau yang secara khusus tanpa mengalami proses fermentasi menyebabkan zat-zat aktifnya tidak rusak. Proses pembuatan teh hijau terbukti dapat mempertahankan berbagai kandungan nutrisi, antara lain zat antioksidan polifenol fluoride, vitamin C, mangan, L-tenin,katekin, dan kafein.

Para peneliti Jepang yakin bahwa antioksidan polifenol yang terdapat dalam teh hijau merupakan bahan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, seperti mampu mengurangi resiko penyakit jantung, membunuh sel tumor, dan menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru atau kanker usus, terutama sel kanker kulit. Zat ini dapatmembantu melancarkan proses pencernaan makanan melalui stimulasi peristaltis dan produksi cairan pencernaan.

Semua jenis teh khususnya teh hijau mengandung fluoride. yaitu suatu mineral yang dapat mencegah pertumbuhan karies pada gigi serta mencegah radang gusi dan gigi berlubang. Oleh karena itu, minum teh hijau setelah makan baik untuk melindungi gigi.

Teh hijau mengandung vitamin C dosisi tinggi dalam bentuk asam askorbat dan vitamin lainnya dalam jumlah sedikit, Kandungan vitamin C dan E yang melimpah, sehingga dengan begitu manfaat teh hijau sangat baik sebagai antioksidan dalam tubuh.

Kandungan mangan yang terdapat pada teh hijau dapat membantu mengurangi gula menjadi energi sehingga bisa menjaga kada gula darah. Selain itu teh hijau memiliki sejumlah senyawa kimia yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, seperti vitamin B kompleks, vitamin K, asam amino, dan asam  pantotenat.

L-teanin merupakan asam amino unik yang memberikan rasa khas yang enak dan hanya ditemukan pada tanaman teh. Kandungan L-teanin dalam teh dapat memperbaiki kondisi mental sehingga terasa lebih rileks dan nyaman.

Senyawa L-teanin biasanya berada dalam bentuk bebas (bukan protein) dan merupakan asam amino yang dominan di dalam teh, yaitu sebanyak 50% dari total asam amino bebas, Kadarnya pada daun teh mencapai 1 – 2 % berat kering.

Secara alami, kandungan bahan bioaktif ini disintesis oleh asam glutamat (sejenis asam amino yang dapat dipakai sebagai bumbu masak) dan etilamin pada bagian akar akar, yang kemudian disalurkan ke bagian daun-daun yang masih muda pada tanaman teh. Sekarang ini pembuatan teanin untuk tujuan komersil telah dikembangkan melalui metode enzimatik. Aplikasinya telah digunakan pada produk pangan. misalnya ditambahkan pada minuman, cookies, permen dan es krim.

Theofilin dalam teh memiliki efek diuretik kuat, menstimulir kerja jantung dan melebarkan pembuluh darah koroner. Theobromin terutama mempengaruhi obat.

Kada kafein yang terkandung dalam teh hijau  berbeda dengan kafein yang terkandung dalam kopi. Teh hanya mengandung kafein sebanyak 3 – 5 persen. Jadi jika kita rutin minum teh maka tubuh dan pikiran akan terasa lebih segar. Kandungan kafein memiliki manfaat yang sangat baik untuk suasana mental dan mampu memperbaiki proses pencernaan makanan pada lambung.

Baca juga:  Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami Hanya Dalam 3 Hari

Proses pencernaan yang sehat akan melakukan pembakaran lemak di dalam tubuh lebih efisien. Jika sedang menjalani diet, proses ini membantu usaha untuk mengurangi berat badan. Apalagi jika teh diminum ketika perut dalam keadaan belum terisi.

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan
©perutgendut.com

Manfaat teh hijau untuk kesehatan tidak diragukan lagi. Bebrbagai peneliian menunjukkan teh hijau terbukti mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari kanker, osteoporosis, ginjal, diabetes, karies gigi, hingga berat badan.

Teh hijau mengandung antioksidan yang mampu melawan radikal bebas tau disebut juga radikal oksidan. Radikal bebas merupakan produk sampingan tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel dan jaringan. Antioksidan menetralkan radikal bebas sehingga tidak menyebabkan bahaya. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab penyakit kulit.

Kunci utama manfaat teh hijau berada pada komponen bioaktifnya, yakni polifenol yang secara optimal terkandung dalam daun teh muda dan utuh. Senyawa polifenol dapat berperan sebagai penangkap radikal bebas hidroksil (OH) sehingga tidak mengoksidasi lemak, protein dan DNA dalam sel.

Mencegah Kanker

Manfaat Teh Hijau Mencegah Kanker
©caraalamimengatasikankerserviks.com

Sifat fungsional teh hijau lebih tinggi dibandingkan dengan teh hitam. Hal ini ditunjukkan pada polifenol teh hijau jauh lebih berperan untuk mencegah terjadinya kanker dibandingkan polifenol teh hitam. Kandungan senyawa polifenol di dalam teh hijau memiliki khasiat dalam penangkal radikal bebas hidroksi yang menghambat proses oksidasi protein, lemak serta DNA di dalam sel.

Berbagai hasil studi menunjukkan teh berperan dalam menurunkan risiko penyakit kanker. Senyawa polifenol dalam teh mampu memberikan perlindungan terhadap zat karsinogenik. EGCG yang terdapat dalam teh hijau merupakan senyawa aktif yang berperan dalam mencegah terjadinya kanker.

Studi epidermiologis di Jepang menunjukkan bahwa tingkat kematian akibat kanker pada penduduk yang mendiami daerah produsen utama teh hijau sangat sedikit. Tahun 1970-an, sejumlah peneliti Jepang menemukan bahwa penduduk Shizuoka memiliki atau menderita laju kanker lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa teh hijau secara signifikan mengurangi kemungkinan menderita resiko kanker sejak orang-orang minum teh.

Studi lainnya, di Jepang dilaporkan bahwa katekin dapat membunuh Helicobacter pylori, yaitu jenis bakteri yang memicu kanker lambung.

Teh Hijau Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Teh Hijau Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
©bangkoktrathospital.com

Penyakit kardiovaskular antara lain terkait dengan kadar lipida darah, tekanan darah, faktor hemeostis, oksidatif stress, dan lain-lain. Beberapa studi menunjukkan bahwa teh memiliki khasiat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol darah dan tekanan darah.

banyak studi epidemiologik yang telah dilakukan untuk meneliti efek mengonsumsi teh pada penyakit kardiovaskuler. Suatu studi jangka panjang di Belanda melaporkan, mengonsumsi teh berhubungan dengan risiko kematian yang rendah akibat penyakit jantung koroner dan munculnya stroke rendah.

Teh Hijau Mencegah Napas Tak Sedap

Teh Hijau Mencegah Napas Tak Sedap
©homeremedyshop.com

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa minum secangkir teh hangat tidak hanya menghangatkan tubuh tetapi juga menyegarkan mulut. Pada penelitian yang dilakukan tersebut memakai ekstrak teh hijau yang dicampurkan dengan lebih dari satu jenis bakteri yang tidak sama, termasuk di antaranya bakteri yang menyebabkan  pembusukan gigi dan sakit tenggorokan.

Banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat teh hijau yang  sangat efektif dalam membunuh bakteri dengan mekanisme menghalangi pertumbuhannya.

Penelitian yang sama menyatakan teh hijau juga membantu pasta gigi dan obat kumur dalam membunuh virus. Pasta gigi dan obat kumur apabila digunakan secara terpisah kurang efektif membunuh virus. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa katekin yang terdapat di dalam teh. Katekin ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri hingga 30% dan mengurangi produksi senyawa penyebab napas tidak sedap.

Baca juga:  Tetap Harum Sepanjang Hari Meski Nggak Sempat Mandi

Cantik dengan Teh Hijau

Cantik dengan Teh Hijau
©pinterest.co.uk

Tidak hanya sekadar minuman kesehatan, teh hijau pun bermanfaat untuk menjaga kecantikan. Teh hijau merupakan antioksidan penyegar kulit dan pengatur keseimbangan radikal bebas yang bisa memperlambat proses penuaan.

Pada peneliti di Amerika Serikat menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 persen. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. (Baca juga: Manfaat Daun Afrika Untuk Kesehatan)

Aktivitas antioksidan katekin dapat mengurangi kerusakan sel sehingga proses penuaan menjadi lebih lambat. Orang tua zaman dahulu sering manganjurkan kita mencuci muka dengan air teh yang telah direndam selama satu malam (teh wayu). Peresapan air teh melalui pori-pori wajah kita diyakini bisa membuat kulit muka selalu terlihat kencang dan bersinar sehingga memberikan kesan awet muda.

Langsing dengan Minum Teh Hijau

Langsing dengan Minum Teh Hijau
©stockistmci.com

Teh dikenal sebagai minuman berkalori rendah, yaitu empat kalori per cangkir. Kalau ditambah susu, kalorinya akan meningkat menjadi 14 kalori. Satu sendok teh gula akan meningkatkan kalori teh menjadi sekitar 40 kalori. Jadi manfaat teh hijau dengan membiasakan meminumnya tanpa susu dan gula, badan akan terbebas dari kegemukan. Tentu saja kebiasaan ini harus dibarengi dengan mengurangi makanan lain yang berpotensi menggemukkan, seperti makanan sumber karbohidrat dan lemak.

Penelitian di Perancis menunjukkan bahwa bobot wanita gemuk yang minum teh hijau dalam dietnya akan turun tiga kali lebih banyak daripada mereka yang tidak minum teh. Dibandingkan dengan wanita-wanita yang minum teh hijau, perubahan ukuran pinggangnya akan mengalami penurunan 4 kali lebih besar dari wanita-wanita yang tidak minum teh hijau.

Polifenol dalam teh akan menghambat penyerapan vitamin B1. Hal ini akan mengurangi metabolisme gula darah yang selanjutnya berpengaruh pada pengurangan berat badan. Secangkir teh (hitam, oolong, hijau) hanya mengandung 4 kalori sehingga tidak menyebabkan kegemukan. Dalam sebuah studi disebutkan bahwa manfaat teh hijau berpotensi sebagai thermogenesisi sehingga mampu meningkatkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh yang berimplikasi terhadap penurunan berat badan.

Teh Sebagai Deodoran dan Anti-alergi

Teh Sebagai Deodoran dan Anti-alergi
©hellosehat.com

Bau mulut disebabkan oleh adanya pembentukan menthyl mercaptan dalam air ludah. Hasil riset membuktikan bahwa manfaat teh hijau yang lain adalah mampu menurunkan produksi menthyl mercaptan, sehingga berkumur, mengunyah permen karet teh atau meminumnya bisa mencegah bau mulut yang tidak sedap.

Selain itu, manfaat teh hijau juga diketahui menekan terbentuknya senyawa-senyawa alergi seperti histamin melalui penghambatan aktivitas enzim hyluronidase. Hal ini menunjukkan bahwa teh berpotensi menjadi bahan antialergi yang perlu dimanfaatkan.

Teh Hijau Sebagai Bahan Campuran Kosmetik

Teh Hijau Sebagai Bahan Campuran Kosmetik
©misskick.vn

Selain berfungsi sebagai kesehatan dan kebugaran tubuh, semua tanaman teh juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik, di antaranya untuk lotion, cream antiseptik, shampo, conditioner, pasta gigi, mouthwash, pelindung bibir, deodoran, sabun, hand and body lotion, perawatan kaki, dan produk-produk pelindung tubuh dari sengatan matahari.

Produk kosmetik yang menggunakan bahan campuran teh (terutama teh hijau) memang lebih banyak dijual dengan sistem multilevel marketing atau via internet. Namun, akhir-akhir ini semakin banyak produk yang berbahan ekstrak setelah diketahui manfaat teh hijau yang dijual di pasar bebas dan bisa dibeli di berbagai supermarket, terutama produk shampo, conditioner, lotion, dan beragam sabun.

Selain itu, manfaat teh hijau ternyata juga berkhasiat untuk kecantikan. Jika dioleskan ke kulit, antioksidannya yang kuat bersama dengan vitamin E dan C mampu memerangi radikal bebas sebagai penyebab penuaan dini.

Demikianlah manfaat teh hijau dengan segala kelebihan yang dikandungnya, semoga bermanfaat.

Content Protection by DMCA.com