Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

Bersahabat dengan stress ? maksudnya bagimana sih ? Ini mimin Sijai.com pasti lagi stress deh saat menulis artikel ini. hehe..

Saat memasuki dunia kampus atau perkuliahan, keadaan dan suasana yang kamu hadapi benar-benar beda dengan pada masa kamu masih berseragam putih abu-abu. Pokoknya bedalah. Pada masa peralihan di lingkungan kampus, kamu akan stress berat nan akut jika tidak mempersiapkan diri apalagi jika tidak tahu cara mengatasinya seperti apa. Lingkungan baru, orang-orang baru, rutinitas baru, serba baru.. sudah kebayang bagaimana keadaanmu.

Buat kamu yang sudah beberapa semester di kampus dan masih saja sering mengalami setress, wajib tahu ini untuk memanage stress yang kamu alami. Kamu tentu tidak ingin kan berlama-lama di dunia kampus. Kamu harus sesegera mungkin diwisuda, bekerja, nikah (hemm) dan mewujudkan mimpi-mimpimu.

Apa itu stress?

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via pixabay.com

Menurut ilmu psikologi, stress adalah suatu respon penyesuaian terhadap situasi yang dipersepsi menantang atau mengancam kesejahteraan orang bersangkutan. hemm.. apakah kamu sedang merasakannya ? kamu perlu membaca artikel ini lebih lanjut!

Penyebab seseorang bisa setress, apa?

Bersahabat dengan Stress

via freepik.com

Penyebab stress disebut juga dengan stressor. sumbernya bisa saja dari diri kamu sendiri ataupun dari luar/lingkungan sekitarmu yang menurut persepsinya kamu membuatmu merasa dalam keadaan tertekan.

Apa-apa saja sih jenis stressor?

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via TheOdysseyOnline.com

Saat kamu kuliah, bahkan pada suasana apapun pasti adaa saja hal-hal yang selalu membuatmu kepikiran. Sebenarnya sih ini adalah suatu hal normal. Tinggal bagaimana kamu mengelolanya. Berikut adalah jenis-jenis yang sering membuat kamu-kamu menjadi stress (stressor):

  1. Tuntutan untuk sukses
  2. Persoalan finansial
  3. Persoalan Relasi – hubungan
  4. persoalan mengisi waktu
  5. persoalan pergeseran nilai-nilai
Baca juga:  Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani, Cara Melakukan & Manfaat

Lalu, bagaimana tahapan dan pengaruhnya terhadap tubuhmu jika stress?

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via NEA-Today

Tubuh manusia sudah didesain Tuhan sedemikian sempurnanya untuk merespon kondisi dan situasi apapun, termasuk keadaan stress yang kamu alami. Tubuh akan merespon secara alami.

Secara fisiologik, ada tiga (3) tahap penyesuaian tubuh kita terhadap stress.

  1. Alarm stage atau alert stage
    ini adalah tahapan awal, berupa tahap SIAGA tubuh, biasanya merupakan reaksi darurat (fight or flight)
  2. Resiste
    Tahap resistensi. Tidak seheboh stage siaga, tetapi ambang sekresi hormonal pada tubuh masih tinggi, di atas normal. pada tahapan ini terjadi coping dan fighting selama respon stress. Apabila penyebab stress bisa ditiadakan, tubuh akan kembali ke ambang normal
  3. Exhausing stage
    Tahap Kepayahan. Nah, ini berbahaya. Berakhirnya respon stress, tubuh sudah kehabisan daya tahan. Pada fase ini, berbagai sistem tubuh terganggu sebagai akibat perlawanan stress yang berlangsung lama.
    Bisa membawa ancaman “penyakit akibat penyesuaian” seperti sakit jantung, diabetis, nyeri lambung dan gangguan sistem imun.

Tingkat Stress

Stress Ringan

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via sosial.id

Stress ringan ini adalah stressor yang sering kamu alami secara. Situasi ini biasanya hanya berlangsung beberapa menit atau jam. Tidak lama.

Stress Sedang

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via stressinstitute.com

Tingkatan stress ini berlangsung lebih lama, dari beberapa jam sampai beberapa hari.

Stress Tinggi

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via Google.com

kalau stress yang ini sudah masuk situasi kronis alias berbahaya, dapat berlangsung bebrapa minggu sampai beberapa bulan. Jika merasa telah mengalami hal ini, kamu perlu konsultasi ke orang-orang terdekat atau ahlinya karena semakin lama situasi stress yang kamu alami, makin tinggi resiko kesehatan yang ditimbulkan terhadap tubuh kamu.

Stress yang berkepanjangan dapat memengaruhi kemampuan untuk menyelesaikan tugas kulih maupun agenda dan rutinitas harian kamu yang lain.

Baca juga:  Tutorial Cara Memakai Dasi Berbagai Pilihan Gaya (Lengkap dengan Gambar & Video)

Reaksi Terhadap Stress

openajaxalliance-org

  1. Reaksi Fisiologik
    Jika kamu mengalami stress, ada beberapa reaksi fisiologik (tubuh) yang kemungkinan besar kamu alami, seperti; masuk angin, kepala pusing/pening, kejang-kejang/keram, otot sakit ‘cardiovascular’ dan penyakit hipertensi kegemukan atau kurus yang sulit dijelaskan. wah, sepertinya horror juga ya..
  2. Reaksi Psikologik
    Keletihan, emosi dan jenuh merupakan tanda pertama dan punya peran sentaral bagi terjadinya ‘burn – out’
    Depersonalisasi – mengikuti kewalahan/keletihan emosi, dapat dideteksi dari perlakuan terhadap orang lain sebagai sesuatu ketimbang seseorang.
    Pencapaian pribadi menurun, berakibat menurunnya rasa kompeten dan sukses.
  3. Reaksi Perilaku
    – Prestasi belajar menurun dan sering terjadi tingkah laku yang tidak diterima oleh masyarakat
    – Berdampak pada kemampuan mengingat informasi dan mengambil keputusan
    – mahasiswa yang stress berat seringkali banyak membolos atau tidak aktif mengikuti kuliah

Adaptasi Terhadap Stress

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via eatinghealthyhub.com

  1. Adaptasi Fisiologi
    Merupakan respon tubuh terhadap stressor untuk mempertahankan fungsi kehidupan. Dirangsang faktor eksternal dan internal, respon dapat dari sebagian tubuh atau seluruh tubuh dan setiap tahap perkembangan punya stressor tertentu.
  2. Adaptasi Psikologi
    Cara mengatasi stress berbeda tiap individu, menggunakan adaptasi emosional, menggunakan adptasi kognitif.
  3. Adaptasi Sosial Budaya
    Prubahan perilaku sesuai norma
    bersosialisasi dengan masyarakat

Strategi Bersahabat Stress pada Mahasiswa

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via Freepik.com

  • Primary Prevention

Merubah cara melakukan sesuatu. Cara pencegahan keadaan stress yang pertama ini, kamu hanya perlu skill, seperti manajemen waktu, skil menyalurkan, mendelegasikan, menata, mengorganisir, de es te.

  • Secondary Prevention

Menyiapkan diri menghadapi stressor, berupa diet, rekreasi, tidur, meditasi de es te.

  • Tertiary Prevention

Ini adalah keadaan dimana kamu harus menangani dampak stress yang terlanjur ada, kamu perlu bantuan profesional dan dukungan sosial.

Manajemen Stress Mahasiswa

  • Study Skill
  • Time management
  • Rest, relaxion, recreation
  • Eating, exercise
  • Self talk
  • Sosial Support

Bersahabat dengan Stress Ujian

via okezone.com

Saat kamu cemas alias stress saat menghadapi ujian, itu sangat berpengaruh terhadap hasil belajarmu. Jika tingkat kecemasanmu hanya sedikit atau rendah kamu akan memotivasi diri. semangat saat belajar dan percaya diri saat mengerjakan ujian. ini adalah keadaan ideal yang perlu kamu rasakan. Sedang jika tingkat stress dan kecemasanmu berlebihan saat akan atau sedang ujian malah berbahaya karena merusak konsentrasi belajarmu dan tentu saja berujung pada prestasi belajar yang rusak. Kamu tentu tidak mau kan mengalami hal ini?

Baca juga:  Jual Susu Kambing, Susu Terbaik Untuk Pengganti ASI dan Menjaga Kesehatan

Dan yang terakhir adalah keadaan kamu cemas ketika menghadapi ujian dengan dalih kurang persiapan, bisa saja karena pengaruh stress menyebabkan tidak bisa konsentrasi persiapkan diri hadapi ujian atau karena hanya malas belajar sehingga tidak ada persiapan menyebabkan stress nggak karuan, nah ini yang tidak boleh kamu lakukan. Pokoknya buang deh jauh-jauh kata malas dari kamus pribadimu karena itu bisa merusak respek diri kamu.

So, gimana dong supaya tidak tertekan dan enjoy saat hadapi masa-masa ujian?

Bersahabat dengan Stress! Caranya?

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via freepik.com

  1. Biasakan diri dengan situasi ujian

    – Kenali ruang ujian
    – Banyak berlatih sesuai type ujian
    – Berlatih berprestasiĀ  dalam waktu terbatas.

  2. Kendalikan emosi, pikiran dan tindakan

    – Hindari meragukan diri, pikiran negatif
    – Ramah dan beri dukungan ke diri
    – Berpikir positif, realistik – hanya ujian, bukan segalanya
    – Hadapi ketakutan terburuk

  3. Persiapkan fisikmu

    – Cukup tidur
    – Nutrisi yang cocok untuk situasi ujian
    – Cukup exercise

  4. Belajar cara/teknik relaksasi

    – Latihan bernapas dalam dan teratur
    – Relaksasi otot bertahap (progresif)
    – Bermeditasi, berdoa

Bersahabat dengan Stress, Cara Jitu Jadi Mahasiswa Sukses

via Verywell.com

Penting untuk kamu tahu, manakala kamu sudah selesaikan semua yang sudah bisa kamu lakukan, jangan menjadwalkan agenda lebih dari yang mungkin diselesaikan oleh manusia normal. Jangan biarkan diri kamu setress oleh hal-hal yang tidak dapat kamu kendalikan. Okke?

Jangan lupa bahagia, ini hanya dunia šŸ˜€

Apa komentar kamu?